Di era globalisasi ini, perkembangan nya saja di bidang kesehatan, pendidikan, pemerintahan, sosial bahkan di bidang pertanian sudah mengalami kemajuan yang pesat. Seperti dengan munculnya traktor yang menggantikan kerja dari kerbau membuat para petani lebih efisien waktu, dan munculnya pengupas kulit padi yang membuat proses pengolahan padi menjadi lebih cepat dan lain sebagainya.
Contoh saja perkembangan tekhnologi pertaniannya berkembang dengan pesat dengan adanya industri kreatif perekonomian belanda meningkat menjadi 3% dari GDP yaitu 16,9 milyar euro. Dengan luas wilayah Belanda hanya 41,526 km2, Belanda mampu mengeksplorasi potensi tersebut dengan baik. Meskipun lahannya sempit Belanda mampu mencukupi kebutuhan negaranya sendiri tanpa mengimpor bahkan menjadi negara pengekspor pertanian itu terjadi karena daya kreatifitas dan berpikir out of the box.
Belanda memiliki Pertanian modern seperti penggunaan teknik rumah kaca, manipulasi iklim dalam ruangan serta teknologi robotik dan komputerisasi, ketika musim panas Belanda menerapkan mekanisme solar cell di rumah kaca yang berfungsi memanen energi panas dan di simpan di tandon dan sungai-sungai bawah tanah sehingga dapt menaikan suhu air. Mka ketika musim dingin tiba tidak perlu khawatir karena mesin - mesin blower memanen simpanan energi bawah tanah dan melanjutkan denga mensirkulasi udara untuk memanipulasi ikilim dalam ruangan , sehingga pertanian dapat berjalan.
Salah satu hasil produk pertanian dari Belanda adalah kakao Belanda atau Cokelat Van Houten, berkat kreatifitas dalam pengemesan dan teknologi modern membuat cokelat ini terkenal di mata Dunia.
Dengan perkembangan pertanian Belanda begitu luar biasa membuat saya ingin lebih tahu tentang pertanian, bagaimana mengolah lahan yang seminimal mungkin namun menghasilkan hasil yang maksimal dan saya ingin memajukan pertanian di Indonesia ini sama seperti negara Belanda yang mengoptimalkan daya kreatif dan pikira yang menumju kearah modern.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar